rasa deg-degan di hatiku
saat ku tatap senyum sapamu
pipi merah, wajahku merah
terpaku membisu ta dapat berkata
untung saja aku masih punya senyum
untuk menutupi rasa itu
lucu memang
sekeras apapun ku menolak
kenyataannya aku memang suka Dia
percakapan mempunyai kesan yang sangat hebat
.. jika dia
ta ada yang bisa menggambarkan
perasaanku saat itu
saat bertemu dengan senyum manisnya
saat berbincang dengannya
rasa itu bercampur baur
yang aku pun ta mengerti , berarti apa
aku yakin, rasa ini bukan hanya aku
karna kau memang spesial
dan di nanti orang banyak
mungkin beberapa berkata "biasa"
tapi aku ta mau mengingkari orang kebanyakan
karna pada kenyataannya "KAU MEMANG SEMPURNA"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar