JANGAN PERNAH TAKUT UNTUK MULAI MENULIS :)
bang Dika yang unyu2 sedang kelelahan
menanggapi permintaan foto bareng dan tanda tangan
point pertama yang aku cerna waktu "TEA SHOW (Talkshow Of Entrepreneurship and Art Show) with Raditya Dika" .. ga peduli sama mood yang lagi jelek, kalo nunggu sampe mood bagus, mau sampe kapan?
satu hal yang perlu di garis bawahin, tulisan jelek itu PASTI .. karna tulisan yang bagus itu berawal dari tulisan yang jelek, yang terus dan terus di perbaikin ..
gimana cara kita ngukur kualitas tulisan kita?
kalau nulis cerita sedih, harus nangis pas kita nulis
kalau nulis cerita humor, harus ketawa pas kita nulis
kalu nulis cerita horor, juga harus takut sama apa yang kita tulis
dari situ kita tau, seberapa "ngena" nya tulisan kita :)
"1 hal yang wajib untuk seorang penulis atau calon penulis adalah membaca dan yang lebih penting lagi, kuasain bahasa Inggris, minimal sampai bisa membaca buku bahasa Inggris, karna di dalamnya ada berjuta-juta ilmu"
ih, ih, aku mah da males sekali membaca bang hahaha :p dan ga bisa bahasa Inggris -_____-" olalaaaa
kata bang Radit, bukan cuma baca, tapi juga observasi.. coba peka sama sekitar, analisis, mungkin bisa berguna buat tulisan kita ..
bahkan sesuatu yang "horor" bisa jadi "lelucon", "lelucon" jadi hal yang "menyedihkan", atau apapun sesuai yang kita mau ..
titik jenuh pasti ada, apa yang bisa di lakuin kalo lagi di hadapin sama jenuh? bukan dengan refresing loh, ke gunung, atau ke pantai .. tapi dengan menyendiri antara jam 11 malem sampe jam 2 pagi, dan tetap menulis! *biasanya sih inspirasi ngalir jam-jam segitu*
walaupun hasilnya jelek, itu akan lebih baik dari pada tidak menulis..
kalau tulisan jelek, masih bisa di perbaiki .. tapi kalau ngga nulis, apa yang bisa di perbaiki?
seorang penulis harus mempunyai ciri khas dalam menulis, agar dengan membaca 1 atau 2 kalimat pembaca sudah mengenali tulisan siapa itu..
mengadopsi style beda sama mengkopi style..
bukan dengan cara mengkopi style penulis yang kita suka, cukup mengadopsi .. bisa mengadopsi dari beberapa penulis, membuatnya sebagai style kita sendiri, maka dengan sendirinya style penulis yang kita adopsi akan hilang..
penerbit, hanya melihat 5 lembar pertama tulisan kita, kalau menarik, akan membuka 5 lembar terakhir, kalau masih menarik, akan membuka 5 lembar di tengah-tengah (untuk memastikan apakah tulisan kita konsisten dari awal, tengah, sampai akhir menarik) .. selanjutnya akan di pisahkan, untuk di baca di waktu luang .. kalau menarik, oke TERBITKAN!!
ya ya ya
sebenernya masih banyak lagi yang di omongin bang Radit haha tapi yaaa itu aku share intinya aja :)
kucel, kumel, kuleuheu, BODO AMAT!
yang penting bisa foto bareng bang Dika :)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar