Sabtu, 25 Desember 2010

hanya Tuhan, aku dan buku harianku yang tau

kali ini di sudut kamarku
ku termenung tatap buku dan tersenyum
"buku itu" .. fikirku
tentang aku dan dia
apa dia tau tentang rasa ini?
tidak ku rasa
hanya Tuhan, aku dan buku harianku yang tau

sudah lama ku pendam rasa
mungkin sekitar tiga taun silam
terus dan terus ta ku ungkap
meski kau miliki rasa yang sama
aku tetap berusaha mengelak
aku takut ..
karna kenyataannya kau mantan kekasih sahabatku

aku nyaman di sisinya
aku ingin dia slalu di sisiku
meski bukan kekasihku

sahabat macam apa aku ini?
mencintai dia yang kau cintai
tapi hatiku ta tau itu
yang ia tau hanyalah mencintai
aahh sial !!
lagi-lagi hati mengalahkan logika

tapi ..
sekarang aku kehilangannya
benar-benar kehilangannya
sekedar kabar pun ta ku dapat
dimana? kemana? dan kenapa?
pertanyaan itu menghantuiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar